Rabu, 12 Oktober 2016

Tips Menghadapi Suka Duka Kehidupan Pernikahan

Bagi pasangan yang akan menikah jika ingin pernikahanmu kelak berjalan harmonis dan langgeng meskipun banyak persoalan yang datang, berikut tips sederhananya.



Sebelum melangkah ke jenjang pernikahan kalian telah berjanji akan saling menemani disaat suka maupun duka. Jadi, saat persoalan datang, cobalah untuk mengingat kembali janji tersebut. Lihatlah wajah pasangan kalian masing-masing, dan cobalah kenang kembali bagaimana kamu dulu sangat mencintainya dan rela melakukan apapun supaya dia bahagia.

Selalu ingat untuk mencium dan memeluknya setiap hari, serta jangan lupa untuk bilang “I love you”. Mungkin terdengar sangat mudah dan sederhana, tapi banyak pasangan yang lupa akan hal itu, apalagi buat pasangan yang sudah menikah hingga bertahun-tahun lamanya. Kembalikan rasa cinta kamu yang dulu lagi, supaya kehidupan rumah tangga kalian juga berjalan dengan sangat menyenangkan setiap harinya.

Jangan lupa untuk tertawa bersama. Saat pacaran dulu kamu selalu ingin melihat ia tersenyum dan tertawa, karena buatmu senyumnya adalah kebahagiaanmu. Maka, setelah menikah hal tersebut tidak boleh dihilangkan. Lewatkan tengah malam dengan nonton bareng atau makan bersama bisa jadi akan membuat kalian bisa berbincang dan sama-sama tertawa. 

Saat berbagai persoalan datang menghampiri rumah tangga kalian, maka yakinlah bahwa kamu dan dia pasti bisa melewati itu bersama-sama. Semua persoalan bila dihadapi bersama-sama pastinya akan terasa lebih ringan dan mudah. Jangan pernah lari atau bahkan menghindar dari semua masalah yang datang, karena solusi dari semua permasalahan itu cuma satu, yakni hadapi.

Jika kamu dan pasangan tengah menghadapi masalah, maka hal pertama yang harus kalian lakukan adalah berkomunikasi. Bicarakan semua persoalan yang tengah kalian hadapi dan jangan ragu untuk berkompromi. Kamu dan dia harus belajar mengemukakan dan mendengarkan pendapat pasangan.


http://cincindepok.com

Selasa, 11 Oktober 2016

Perlunya Percaya Diri Dalam Suatu Hubungan

Dalam menjalani suatu hubungan kita harus mempunyai kerpercayaan pada diri sendiri karena itu penting dalam membina hubungan dengan pasangan. Berikut ini alasan mengapa percaya diri merupakan kunci keberhasilan dalam sebuah hubungan.

Percaya Diri Justru Membebaskan Dirimu Untuk Jadi Diri Sendiri

dengan kepercayaan diri, kamu tidak akan ragu bersikap tegas dan meminta pasangan untuk menuruti batasan dirimu. Meminta pasangan untuk berkomitmen penuh padamu juga bukan sesuatu yang sulit dilakukan kalau kepercayaan dirimu tinggi.

Percaya Diri Bikin Kamu Bebas Berekspresi Dalam Hubungan

Kamu jadi bebas berekspresi, mengungkapkan opini dan perasaanmu pada pasangan tanpa khawatir. Kamu juga akan lebih mudah mentoleransi perbedaan kamu dengan pasangan dan lebih gampang menurunkan egomu saat terjadi konflik.

Percaya Diri Membuatmu Makin Sayang Diri Sendiri

Berkat kepercayaan diri, kamu percaya bahwa kamu layak dicintai, dihormati, dan dihargai. Karena itulah, pasangan memilihmu karena dia mencintaimu, bukan karena kasihan padamu karena mengemis cinta padanya. Ketika si dia mencoba berbuat tidak baik padamu, kamu siap bersikap tegas padanya dan tidak akan ragu meninggalkan hubungan.

Percaya Diri Bikin Pasangan Makin Tertarik

Kalau kamu memiliki kepercayaan diri, secara otomatis terlihat juga betapa seksi dan menariknya kamu. Aura kamu makin terasa menarik pasangan untuk tidak menjauh. Di mata orang lain, kamu juga akan terlihat lebih menarik dan menonjol di antara orang kebanyakan.

http://cincindepok.com

Minggu, 09 Oktober 2016

Pentingnya Restu Orangtua

Seberapa pentingkah restu orang tua bagi kita? Restu orang tua adalah hal yang sangat penting. Tanpa orang tua mungkin bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa. Meskipun kadang-kadang terjadi sedikit perbedaan antara anak dan orang tua, itu adalah hal yang wajar, karena manusia itu pada dasarnya tidak ada yang benar-benar cocok. Senakal apapun anak, sesungguhnya orang tua tidak akan membenci anak sampai kapanpun. Kasih sayang orang tua tidaklah terbatas. Dan kita percaya itu.

Sudah terbukti kasih sayang orang tua tidaklah sebanding dengan kasih sayang manusia manapun. Ada kalanya sikap anak yang labil waktu masih muda, sering menentang apa yang orang tua katakan, tapi sadarilah orang tua juga pernah muda, terkadang beliau-beliau melarang akan sesuatu hal, itu pasti demi kebaikan anak. Coba fikirkan baik-baik, misalnya orang tua melarang pulang malam (bagi anak perempuan), kenapa?itu karena orang tua khawatir terjadi apa-apa di jalan. Bukan mereka tidak mengeti kondisi anak tapi karena mereka sayang. Mereka peduli. Suatu saat seorang pun akan menjadi orang tua akan merasakan hal yang sama dengan orang tua kita saat ini.


Anak-anak sering sekali dimarahi orang tua dan berusaha melawan perkataan orang tua karena tahu bahwa mereka marah itu karena ada sikap yang salah dan berusaha meluruskan sikap anak agar lebih baik. Senakal-nakalnya seorang anak, tidak ada orang tua yang rela meninggalkan anaknya. Coba bandingkan dengan suami, pacar, teman atau sahabat, mereka akan meninggalkan saat mereka merasa tidak nyaman lagi.


Kita harusnya sangat bersyukur karena orang tua kita sangat perhatian dengan anak-anaknya. Kelak suatu hari nanti kita ingin punya pasangan yang sayang dengan orang tua kita. Ingatlah bahwa restu orang tua adalah restu Sang Pencipta. Doa orang tua adalah doa yang paling mujarab untuk keberhasilan kita. Kejam dan sekeras apapun orang tua kita, jangan pernah membenci. Karena beliau-beliaulah kita hadir di dunia ini, kita tidak bisa jadi sekarang ini. Berbaktilah terhadap orang tua mu semasa masih ada, janga sampai kita menyesal dikemudian hari tidak bisa berbakti. Karena bagaimanapun kasih sayang orang tua tak terhingga nilainya.



http://cincindepok.com

Sabtu, 08 Oktober 2016

Masalah Yang Menyebabkan Pasangan Berselingkuh

Dalam setiap pernikahan akan ada berbagai macam masalah jika maslah tersebut tidak bisa diselesaikan maka dapat berdampak buruk untuk hubungan pernikahan yang dijalani.
Berikut ini masalah yang dapat menimbulkan terjadinya perselingkuhan.

Komunikasi yang buruk
Komunikasi merupakan kunci untuk saling memahami pasangan. Komunikasi juga membuat hubungan pernikahan itu dilandasi keterbukaan. Saat komunikasi tidak sejalan, cinta dan gairah pun memburuk. Komunikasi yang tidak sejalan ini biasanya pasangan menangkap pesan berbeda dari pembicaraan pasangannya.


Gagal berempati
Ketika berempati, Anda tidak hanya mendengarkan perkataannya, tapi juga berusaha menempatkan diri di posisinya. Dalam menempatkan diri ini juga usahakan buang pemikiran negatif. Sehingga ketika bicara pada pasangan, kalimat yang keluar tak membuatnya marah atau sedih. Mereka yang berselingkuh biasanya karena pasangannya gagal menempatkan diri atau berempati ketika pasangannya bicara atau mengungkapkan suatu masalah.


Kekuasaan yang tidak seimbang
Saat salah satu pihak terlalu memberikan kontrol dalam pernikahan, hal ini bisa menyebabkan pihak yang dikontrol merasa terkukung. Biasanya hal ini dialami oleh wanita yang suaminya sangat mendominasi. Hubungan pernikahan seharusnya didasari kepercayaan dan mau mendengarkan pendapat pihak lain. Namun ketika salah satu pihak terlalu berkuasa atau mendominasi, biasanya pihak yang lemah ini tidak akan pernah didengar suaranya. Di sinilah perselingkuhan bisa terjadi.


Mengubah pasangan
Anda mengaku mencintai pasangan apa adanya, tapi kenyataannya Anda terkadang juga berusaha mengubah beberapa hal darinya.


Lebih banyak bicara ketimbang mendengarkanAnda justru lebih banyak bicara pada pasangan, bukan mendengarkan (dengan benar dan tanpa merasa emosional). Sehingga ketika bicara pun perkataan yang keluar jadi menyakitkan pasangan.

Pikiran negatif
Sudah bukan rahasia lagi kalau pemikiran negatif ini bisa datang kapan saja. Mulai dari ketika pasangan pulang terlambat hingga dia tiba-tiba mendadak jadi romantis. 



http://cincindepok.com


Kamis, 06 Oktober 2016

Ingin Memberikan Kejutan Untuk Pasangan ?

Setiap wanita biasanya akan senang jika diberikan hadiah oleh pasangannya perhiasan. Jika anda mau memberikan hadiah berupa perhiasan silakan custom di Duta Jewellery dan anda dapat memberikan yang akan membuat pasangan anda terkesan.










Workshop Duta Jewellery

Alamat
Perumahan Pondok Duta 1 Jl. Duta 2 No.16 Cimanggis Depok

Telepon
08128698912 
081317973662
PIN BB 31735cd6

Duta Jewellery 2

Alamat
Depok Town Square
Lantai 1 FS 17 No.7 Depok
        
Telepon
082114761073
089671973026
PIN BB 7d1cc353





Rabu, 05 Oktober 2016

Ciri Suami Istri Mencintai Karena Allah

Tujuan menikah adalah menemukan ketenangan dan hubungan dengan pasangan menjadi tanda-tanda bahwa Allah SWT meminta kita untuk saling memberikan ketenangan. Bagaimana ciri pasangan suami istri yang mencintai karena Allah sementara banyak pasangan lain yang sulit menjaga keharmonisan?

Berikut ini ciri suami istri yang mencintai karena Allah, yang dapat menemukan ketenangan dan kebahagiaan dalam pernikahannya:
Suami istri menjadikan cinta dan ketaatan kepada Allah SWT sebagai dasar dan fokus hubungan dengan orang lain. Ini berarti suami istri saling mencintai hingga maut memisahkan dan kelak di akhirat, di mana mereka dapat hidup dalam kebahagiaan yang kekal. Keduanya saling mengingatkan tentang Allah SWT dan membantu diri lebih dekat kepada-Nya.
Ketika baru menikah, setiap hal yang dilakukan pasangan terasa begitu istimewa. Seiring berjalannya waktu, suami bekerja keras mencari nafkah yang kemudian menjadi “tugas”nya. Demikian pula istri, menu makanan yang disajikan awalnya selalu terasa nikmat, kemudian semua terasa menjadi “tugas”nya yang terasa hambar. Tidak ada kata-kata untuk berterima kasih dan saling mendukung dengan pekerjaan yang telah dilakukan, seperti dalam hadits:
“Dia yang tidak berterima kasih pada orang lain adalah yang tidak bersyukur kepada Allah.” (HR. Abu Dawud)
Allah SWT juga berfirman dalam Al-Qur’an:
“…Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS. 14:7)
Pasangan kita adalah nikmat besar dan berkah dari Allah SWT. Mereka adalah sumber tak tergantikan atas kenyamanan spiritual, emosional, mental, dan fisik. Suami istri yang mencintai karena Allah akan selalu bersyukur satu sama lain sehingga Allah menambah kebahagiaan mereka, seperti janji-Nya.
Suami istri yang mencintai karena Allah berkomunikasi dengan pasangannya seperti dengan sahabat, saat saling akur maupun berkonflik. Saat saling akur, mereka menunggu untuk saling bercerita tentang hari mereka, bercanda, tertawa, berbagi ide, menggoda, memuji, dan ketika berkonflik, mereka saling menghormati pendapat masing-masing. Mereka berkomunikasi seperti Nabi Muhammad SAW dengan istri-istrinya.
Setiap pernikahan terdiri dari dua orang yang unik. Itu sebabnya, apa yang efektif untuk satu pasangan mungkin tidak efektif pada pasangan lain, karena suami istri adalah orang-orang yang memiliki preferensi, prioritas, dan keadaan berbeda. Cari tahu kebutuhan primer masing-masing lalu berkomitmenlah untuk saling memenuhinya.
Allah SWT telah menciptakan kita masing-masing untuk berkontribusi dalam banyak cara selama hidup dengan potensi yang ada. Jadilah orang biasa yang memotivasi, mendorong, mendukung, dan membantu pasangan dalam menemukan dan menggunakan potensi mereka sehingga menjadi sumber sukacita dan rahmat bagi dunia. Jangan hentikan pasangan untuk menjadi baik dan penuh kasih kepada orangtuanya, bermanfaat bagi rekan-rekan, dan tidak membuat mereka memutuskan silaturahmi.
Tidak ada pernikahan tanpa konflik. Yang membedakan adalah bagaimana mengelola konflik tersebut hingga tidak berdampak negatif bagi pernikahan. Dari semua cara untuk mengelola dan meminimalkan konflik, cara paling ampuh adalah mengingat bahwa Allah mengawasi setiap gerakan dan ekspresi, bahkan mendengar setiap kata hati. Mengingat hal tersebut selama konflik akan membantu kita menahan diri dan menutup diri dari bisikan setan.
Nabi SAW bersabda:
“Aku jamin rumah di Jannah bagi orang yang mengalah saat berdebat, bahkan jika ia berada di sebelah kanan …” (HR. Abu Dawud)
Jika kita tidak setuju atau terluka dengan apa yang dilakukan atau dikatakan pasangan, hadirkan Allah dalam konflik yang membantu menurunkan tensi kemarahan hingga pikiran menjadi tenang. Kelembutan jauh lebih mungkin untuk membuat pasangan mengerti maksud dari perkataan kita.

Selasa, 04 Oktober 2016

Custom Cincin Nikah

Mau menikah dan belum menemukan cincin yang sesuai dengan keinginan ? Kamu tidak perlu bingung lagi silakan datang dan custom di Duta Jewellery, tersedia bahan platinum,emas,palladium dan perak.









Workshop Duta Jewellery

Alamat
Perumahan Pondok Duta 1 Jl. Duta 2 No.16 Cimanggis Depok

Telepon
08128698912 
081317973662
PIN BB 31735cd6

Duta Jewellery 2

Alamat
Depok Town Square
Lantai 1 FS 17 No.7 Depok
        
Telepon
082114761073
089671973026
PIN BB 7d1cc353